Jakarta Masyarakat Aceh kembali dirundung duka. Di saat perhatian terkonsentrasi pada gempa bumi 8,5 SR dan gempa-gempa susulan, tiga hari terakhir banjir bandang menerjang Aceh Tenggara. Meski sejauh ini belum dilaporkan adanya korban jiwa, tapi ratusan hektar lahan perkebunan dan sawah rusak parah.
Berdasar release yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kecamatan Bambel dan Bukit Tusam pada Jumat lalu diterjang banjir. Sebanyak 132 KK masih dalam pengungsian yang lima orang diantaranya mengalami luka ringan.
Adapun kerugian materiil yang berhasil diinventarisir hingga saat ini terdiri dari; 52 unit rumah rusak berat, 96 unit rumah rusak ringan dan 14 lainnya hanyut terbawa arus banjir. Kolam ikan seluas 9 hektar dan lima ratusan ekor hewan unggas peliharaan warga juga tersapu banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh dan Aceh Tenggara juga mencatat lahan sawah yang rusak akibat banjir mencapai 86 hektar. Perkebunan coklat seluas 75 hektar dan jagung seluas 30 hektar juga musnah.
Sejauh ini BPBD beserta dinas sosial terkait telah menyalurkan bantuan sandang dan pangan. Di antaranya berupa pakaian, selimut, bahan makanan dan air bersih ke titik-titik pengungsian.
Sejumlah peralatan berat juga telah diterjunkan ke lokasi untuk membuka akses jalan.
(lh/fjp) Baca Juga Tangkap 11 Tersangka, Polisi Masih Kejar Bos Otak Penembakan Tahun Baru di AcehMantan GAM Diduga Dalangi Serangkaian Aksi Teror di JakartaDensus 88 Tangkap Eks Kombatan GAM Terkait Teror AcehKIP Tetapkan Suadi-Nazaruddin Jadi Walikota-Wakil Walkot LhokseumawePasca Gempa, Jalur Pelayaran Samudera Hindia Normal Lagi
.sharemenu ul, .sharemenu ul li